Garuda Wisnu Kencana (GWK)
Highlight dari objek wisata ini adalah 2 patung, yaitu Patung Wisnu dan Patung Garuda. Patung yang berwujud Dewa Wisnu yang dalam agama Hindu adalah dewa Pelindung dan pemelihara, mengendarai burung Garuda. Diambil dari cerita “garuda & kerajaannya” dimana rasa bhakti dan pengorbanan burung Garuda untuk menyelamatkan ibunya dari perbudakan dan akhirnya dilindungi oleh Dewa Wisnu.
Pembagian-pembagian Ruang GWK
Obyek Wisata GWK ini banyak terdapat patung-patung diantaranya patung Dewa Wisnu dan tulisan-tulisan tentang GWK. Di GWK juga terdapat anak tangga yang sangat tinggi banget untuk menuju patung Dewa Wisnu di atas, dibagian sebelah patung juga terdapat patung Garuda yang sangat besar dan disebelahnya masih ada pegunungan kapur yang luas dan tinggi.
Pengunjung GWK
Pengunjung di Obyek Wisata GWK ini sangat ramai karena di GWK ini tempatnya sangat indah dan juga bersejarah. Pengunjung di obyek wisata GWK sebagian besar orang-orang luar negeri.
Sarana Prasarana di GWK
Sarana prasarana yang ada di obyek wisata GWK ini lumayan banyak diantaranya mushola untuk orang-orang bersembahyang, tempat wudhu, tempat parkir, kios / mini market dan toilet.
Pedagang di GWK
Di Obyek Wisata GWK ini banyak sekali pedagang makanan ringan, pedagang minuman, dan pedagang aneka ragam aksesoris dan di GWK juga ada mini market yang menjual aneka ragam jajan, baju, aksesoris dan lain-lain. Harga yang tawarkannyapun lumayan murah, tetapi kalau kita tidak menawar harganyapun akan mahal.
Kelebihan-kelebihan yang ada di GWK
Kelebihan-kelebihan yang ada di Obyek Wisata GWK adalah di GWK ada musholanya untuk orang-orang bersembahyang. Di GWK juga ada toilet yang tidak usah bayar. Di obyek wisata GWK ini tempatnyapun juga bersih, karena tempat ini adalah tempat suci yang harus dijaga .
Tanjung Benoa
Pantai Tanjung Benoa terletak di ujung timur pulau Bali, masuk dalam wilayah administratif Kecamatan Tanjung Benoa, Kabupaten Badung. Pantai ini merupakan tujuan wisata air yang cukup lengkap. Berbagai sarana olahraga air disediakan disini seperti banana boat, snorkling, flying fish, parasailing dan jetski. Namun untuk olahraga surfing yang banyak terdapat di pantai-pantai pulau Bali lainnya, tidak dapat dijumpai disini dikarenakan ombak di pantai ini cenderung tenang, sehingga kurang mendukung untuk surfing.
Harga yang dikenakan untuk menikmati berbagai diskon sarana olahraga air itu pun bermacam-macam berkisar antara Rp150 ribu sampai Rp200 ribu untuk pemakaian selama 10-15 menit. Tetapi di waktu-waktu padat pengunjung, jatah waktu pemaikan sering dikurangi menjadi sekitar 5 menit saja karena banyaknya antrian pengunjung yang ingin mencoba. Terkadang panjangnya antrian diperparah dengan beberapa turis luar yang berusaha menyela antrian. Mereka sering melakukan itu karena mereka merasa membayar lebih mahal dibandingkan turis lokal.
Diantara semua sarana olah raga air tersebut yang terasa agak asing didengar disini yaitu flying fish. Olahraga air ini memakai sebuah perahu dari karet yang berkapasitas dua orang dengan satu lagi untuk petugas yang duduk ditengah sebagai penyeimbang. Penumpang tidur terlentang di perahu yang kemudian akan ditarik dengan speedboat berkecepatan tinggi. Perahu akan menjadi terangkat dan terbang diatas air pada ketinggian 10-15 meter. Inilah yang disebut dengan flying fish. Selama berada diudara, petugas yang duduk ditengah, bertugas menyeimbangkan perahu agar tidak berputar atau terbalik karena hembusan angin.
Mengingat adanya tiga orang dalam perahu, terkadang bisa terjadi kasus dimana perahu karet tersebut tidak bisa terbang. Hal ini dikarenakan untuk bisa terbang dibutuhkan kecepatan speedboat yang tinggi dan juga hembusan angin yang cukup kuat. Jika salah satu faktor itu tidak mendukung, maka sensasi flying fish tidak akan bisa dirasakan, hanya sekedar punggung yang terasa terhempas-hempas oleh permukaan air laut.Pesona lain dari pantai ini yaitu adanya Pulau Penyu yang berjarak kurang lebih 20-30 menit perjalanan, dengan menggunakan perahu yang bisa disewa dengan biaya Rp.50 ribu per orang. Pulau ini disebut Pulau Penyu, karena merupakan tempat penangkaran berbagai spesies penyu yang hampir punah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar